Pages

Photobucket

Saturday, August 7, 2010

Doa: Kita Meminta DIA Mendengar

Doa itu senjata orang beriman. Doa adalah senjata yang unik. Senjata yang bukan sekadar menyerang, namun senjata yang dapat memberi kekuatan, ketenteraman dan keyakinan kepada diri tuan punya senjata.

Semasa berdoa, kita bercakap dan Tuhan mendengar. Kita merintih, Tuhan mendengar. Kita berdoa dan meminta, Tuhan terus mendengar. Tanpa jemu. Hingga kita jemu berdoa. Sehingga kita dicabut nyawa olehNya. Dia mendengar setiap bisikan hambaNya.

ADAB BERDOA

- Ada puji-pujian kepada Allah, selawat dan salan ke atas Rasulullah, keluarga dan para sahabat.
- Berdoa hanya kepada Allah. Sandarkan segala permintaan dan hajat hanya kepadaNya.
- Berdoa dengan bersungguh-sungguh dan penuh keyakinan terhadap kekuasaan Allah SWT dan memohon keampunan daripadaNya.
- Berada dalam keadaan suci dan bersih seperti berwuduk.
- Menjaga sumber rezeki seperti makanan, minuman, pakaian dan segalanya adalah halal.
- Halakan wajah ke arah kiblat dan mengangkat kedua tangan memohon doa.
- Bersikap rendah hati, tulus ikhlas, rendahkan suara, khusyuk serta penuh rasa takut, cinta dan rindu kepada Allah swt.


Ya Allah, kepadaMu aku memohon..

WAKTU DIANJURKAN BERDOA

- Berdoa di dalam Kaabah, ketika di Safa dan Marwah dan di seluruh masjid al-Haram.
- Hari Arafah (9 Zulhijjah), hari yang Allah tidak menolak sebarang permintaan daripada hamba-hambaNya.
- Satu pertiga malam
- Semasa azan dan antara azan dan iqamah
- Semasa sujud dalam sembahyang
- Ketika berhadapan dengan musuh dalam peperangan
- Ketika bermusafir
- Sewaktu hujan turun
- Semasa mendengar ayam berkokok
- Setiap waktu selepas solat fardhu
- Malam lailatulqadar
- Bulan Ramadhan
- Ketika minum air zamzam

Berdoalah. Dan iringi doa dengan usaha dan tawakkal. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Maha Memperkenankan.

Allah suka pada hambaNya yang sentiasa meminta,
tetapi manusia benci pada manusia lain yang suka meminta.
Jadi, berdoalah selalu..

No comments:

Post a Comment